Friday, 31 July 2015

Band Reggae Hadirkan Pesan Damai Reviewed by Bernard Agapa Date July 31, 2015 Rating: 3

Band Reggae Hadirkan Pesan Damai


CGV curhat soal kondisi politik di Papua.

Musik Reggae mungkin tak sepopuler aliran musik pop dan dangdut yang telah mengakar di Tanah Air. Meski musiknya mudah diakses dan didengar, peminatnya masih terbatas di komunitas tertentu.

Namun, band reggae asal Papua, Conrad Good Vibration atau disingkat CGV, mencoba ubah persepsi itu. CGV, yang telah menelurkan album perdananya, ingin semua lapisan masyarakat bisa menikmati musik reggae.

"Musik reggae punya keunikan sendiri dari musik dan lirik. Kita ingin membuat lagu yang easy listening, biar banyak orang menyukainya," ujar salah satu personel CGV, Conrad.

Kali ini CGV merilis video klip LOVE 4 P.A.P.U.A  melalui media sosial Youtube.  Sesuai dengan namannya, band yang digawangi oleh Conrad (Vocal), Noezry (Keyboard), Yuyud (Keyboard/synth), Condon (bass), Javier  (guitar), Open (Drum), Band yang memiliki citrarasa musik reggae ini ingin memberikan getaran positif kepada rakyat Papua yang merupakan bagian dari Indonesia.

CGV merilis videoklip itu karena masih dalam suasana Hari Kebangkitan Nasional.
“Pertikaian di Papua sudah pada tahap perang antar suku, sesama saudara. Jujur meski kita semua bukan berasal dari Papua. Tapi kami merasa terpanggil, apalagi disana musik reggae digemari dari orang tua sampai anak-anak karenanya kita ingin mempersembahkan lagu ini untuk mereka,” papar Conrad.

Sebelumnya, CGV telah merilis sebuah mini album berisikan lima lagu, yakni Santai Saja Esok Masih Ada, Be Together, I`ve Got The Love, Reggae Party, dan P.A.P.U.A.

Namun ketika ditanya apakah videoklip itu ada pengaruh politiknya, CGV membantahnya. CGV hanya ingin suasana yang aman dan damai di tanah kelahirannya, Papua.

“Kami tidak ada urusannya dengan politik, tapi ini momentum yang tepat buat kami untuk  menularkan virus kebaikan, untuk memotivasi lebih baik, menghargai sesama.  Persaudaraan tidak akan habis dimakan usia, kalau mereka bertikai apalagi yang mau diperebutkan,” ungkap Conrad. (ren)


EmoticonEmoticon