Sunday, 27 December 2015

Musik Rastafarian - Nyabingi Reviewed by Bernard Agapa Date December 27, 2015 Rating: 3

Musik Rastafarian - Nyabingi




Musik tradisional agama Rastafarian adalah Nyabingi. Musik Nyabingi digunakan selama sesi penalaran (mabuk ganja) dan terdiri dari nyanyian dan drum untuk mencapai negara dari tinggi spiritualitas.

Nyanyian berisi ide-ide penebusan hitam dan repatriasi. Mereka membantu orang untuk berpartisipasi dan merasa termasuk dalam komunitas Rastafarian.

Musik Nyabingi terdiri dari campuran musik gospel  dan drum Afrika dari abad 19.

Musik Gospel Abad ke-19

Musik awal Rastafarian tidak spesifik untuk agama mereka sendiri. Rastafarian awal menggunakan musik dan nyanyian rohani yang diciptakan oleh Sankey dan Moody, dua abad ke-19 penginjil Amerika sangat berpengaruh yang melakukan perjalanan di seluruh dunia. Rastafarian mengambil lagu-lagu himne tersebut dan mengatur mereka untuk kata-kata mereka sendiri, biasanya mencerminkan pentingnya Afrika.

Drum Afrika

Pengaruh awal musik Afrika adalah Burru Music. Jenis musik ini dinyanyikan oleh budak Afrika untuk menjaga semangat mereka sementara bekerja. Sebagai budak tidak punya agama dan Rastafarian tidak memiliki musik, tampaknya alami untuk Rastafarian mengadopsi musik Burru, saat menyambut budak sebagai anggota baru ke dalam agama mereka.

Penyebaran dan perkembangan musik Rastafarian

Pada tahun 1950, Pangeran Ossie mulai menggunakan drum selama sesi penalaran. Dia menyadari bahwa drum ini diintensifkan efek spiritual dan peningkatan sensasi rakyat.

Menghitung Ossie mulai mengembangkan pola ritmis yang tersebar di seluruh komunitas Rastafarian. Menghitung Ossie memainkan musik ini secara terbuka, sehingga penyebaran pesan Rastafarian.

Jenis musik memerlukan penggunaan tiga jenis drum: bass, fundeh dan PETA (repeater).

Reggae

Dalam tiga puluh tahun terakhir Rastafari telah menjadi terkait umumnya dengan musik Reggae, terutama setelah sukses di seluruh dunia dari Robert Nesta Marley.

Bob Marley, dikenal karena membantu menyebarkan kesadaran agama di antara orang luar melalui penampilan alunan musik dan lirik.

Banyak orang percaya bahwa Bob Marley adalah faktor utama dalam penyebaran Rastafari ke Amerika Serikat, Kanada, sebagian besar Eropa, Afrika dan Australasia.

Lirik yang berpengaruh dalam penyebaran ide-ide politik dan sosial dari gerakan Rastafarian. Dia berbicara menentang ketidakadilan yang dialami masyarakat kulit hitam.

Lirik Marley memperluas ajaran Rastafarian:

We are sick and tired of your ism-schism game, to die and go to heaven in Jesus' name. We know and understand almighty God is a living man.
Bob Marley, Get Up, Stand Up, Tuff Going Music, 1973

Lirik ini menyatakan kembali ajaran Rastafarian tentang penindasan kulit hitam oleh kulit putih, dan pemahaman bahwa Haile Selassie adalah Allah yang hidup yang akhirnya akan menyatukan masyarakat Rastafarian.
We know where we're going, we know where we're from. We're leaving Babylon, going to our Father's land.
Bob Marley, Exodus, Music BVI/Rondor Music, 1977
 Hal ini mengacu pada tema pemulangan kembali Rastafari dari Babel ke tanah yang dijanjikan di Afrika.

1 comments so far

Good posting, I was pleased to read that can linger on this website.
DISTRIBUTOR OBAT KUAT PRIA TABLET VIAGRA 100MG ASLI USA
JUAL MINYAK LINTAH ASLI PAPUA PEMBESAR PENIS ALAMI
JUAL VIAGRA ORIGINAL
TABLET VIAGRA 100MG
Oh yes, I'll let nitip here dong nice like this website. Thank's


EmoticonEmoticon